
foto: AP
NEW YORK - Roger Federer akan menghadapi lawan tangguh di final AS Open di New York. FedEx meyakini jika Murray merupakan petenis yang ulet dan pantang menyerah dalam upayanya merebut gelar Gland Slam perdananya.
Sebelum bersua Federer, Murray terlebih dulu melewati hadangan petenis nomor satu dunia Rafael Nadal di semifinal. Petenis asal Inggris Raya itu sukses menaklukkan Nadal lewat permainan empat set 6-2 7-6 4-6 6-4.
Dalam laga yang bakal di gelar malam nanti waktu setempat, petenis asal Swiss itu menegaskan kalau Murray bakal lebih santai bermain di New York ketimbang tekanan yang dialaminya di Wimbledon.
"Saya memprediksi, Murray bakal lebih rileks menghadapi laga final kali ini. Sebab, tekanan yang dia terima di sini jauh lebih kecil dibanding saat di Wimbledon," papar FedEx seperti dikutip AP, Senin (8/9/2008).
"Tak diragukan lagi Murray adalah petenis yang hebat. Apalagi dia bakal mendapat dukungan penuh dari suporter di sini. Saya juga merasa, dia mungkin adalah petenis yang lebih hebat saat bermain di lapangan rumput ketimbang lapangan keras," tambahnya.
"Akan tetapi, saya datang ke sini dengan status sebagai favorit. Dan saya akan berusaha untuk memenangkan partai ini, meskipun dalam pertemuan terdahulu Murray sempat mengalahkan saya," imbuh juara Wimbledon 2003 itu.
"Bagaimanapun, saya tak bisa menganggap sebelah mata calon lawan saya. Sebab, Murray memiliki keinginan besar untuk merebut gelar ini. Untuk itu, saya harus bermain dengan sangat hati-hati," tutup petenis 28 tahun itu.
