Sports - Basket


Satria Muda ke Final

Minggu, 12 Juli 2009 - 22:30 wib
text TEXT SIZE :  
Share

JAKARTA - Satria Muda (SM) Britama Jakarta tak membutuhkan pertandingan penentuan, Selasa (14/7/2009), untuk melaju ke final IBL musim ini. Mereka cukup menaklukkan Nuvo CLS Knight Surabaya di laga kedua 82-61.

Bermain di Sportmall Arena, Kelapa Gading, Minggu (12/7/2009), SM kembali menggila di depan publiknya sendiri. Setelah menyudahi lawannya di laga perdana final four itu 93-55, Rony Gunawan dkk kembali membuat sensasi. Mereka kembali tak terkalahkan hingga merebut satu tiket final.

 Keperkasaan SM memang sudah terlihat sejak kuarter awal. SM unggul cepat 24-19 sebelum CLS membalikkan keadaan di kuarter kedua 18-12. Namun, kebangkitan CLS tak bertahan lama, SM kembali memantapkan kemenangan di dua kuarter berikutnya. Bahkan, SM unggul telak 28-7 di kuarter ketiga dan unggul tipis 18-17 di kuarter terakhir.

 Pelatih SM Fictor ?Ito' Gideon Roring menjelaskan, keberhasilan timnya kembali meraih kemenangan tak lepas dari pemantapan di lini belakang. Pola pertahanan yang apik membuat Rony dkk mampu mengantisipasi serangan tim Surabaya tersebut.

 "Kami bermain bagus dan saya memberikan pujian atas keberhasilan anak-anak menjalani instruksi di lapangan. Kini, kami tinggal fokus menghadapi final," ungkap Ito.

 Sayang, mantan pemain SM itu belum mau menjelaskan bagaimana format yang akan diterapkannya menjalani laga pamungkas mulai 25-26 Juli 2009 dan 1-3 Agustus mendatang. Dia memilih konsentrasi memperbaiki kekurangan timnya sebelum menghadapi pemenang antara Garuda Flexi Bandung dan XL Aspac Jakarta.

 Garuda dan Aspac memang masih membutuhkan partai penentuan karena kedua tim berbagi angka imbang 1-1. "Saya tak mempermasalahkan siapa yang akan kami hadapi di final. Yang penting, kami ingin lebih siap terlebih dahulu untuk mendapatkan hasil terbaik," cetusnya.

 Sementara di kubu CLS, kegagalan itu membuat mereka harus mengakui keunggulan tuan rumah. Andrie Ekayana bahkan tak menutupi kualitas lawannya itu di dua laga final four tersebut.

 "Mereka memang bagus, apalagi pertahanan mereka sulit ditembus. Kami memang sempat unggul atas mereka di kuarter kedua, tapi hal itu tak membantu ketika kami mewalahan di dua kuarter terakhir," ujar top skor CLS dengan 11 poin tersebut.
(Edi Yulianto/Koran SI/fmh)

Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terikini lewat http://m.okezone.com
Dapatkan okezone launcher untuk BlackBerry http://bb.okezone.com 

Share
o1 o2
o1 o2

0 komentar

[+lihat komentar]


o1 o2
o1 o2

Berita Lainnya

  • Selasa, 09 Februari 2010 22:21 wib

    Markis/Hendra Gabung Pelatnas

  • Selasa, 09 Februari 2010 21:04 wib

    El Terminator Bisa Bungkam Pacman

  • Selasa, 09 Februari 2010 20:21 wib

    Renault Buka Lowongan?

  • Selasa, 09 Februari 2010 19:01 wib

    Keuangan Minim, Lotus Diragukan

  • Selasa, 09 Februari 2010 18:32 wib

    All-Star Terancam Tanpa Kobe

  • o3 o4