Foto: Daylife
LONDON - Mantan petenis nomor satu dunia Andrea Agassi bisa bernafas lega terkait kasus doping yang menimpanya beberapa waktu lalu. ATP melalui chairman Adam Helfant menyatakan jika pemerintah telah menutup kasus tersebut. Agassi pun terbebas dari ancaman sanksi.
Seperti diketahui, Agassi sempat menggegerkan publik dunia saat meluncurkan buku autobiografi yang berisi tentang pengakuannya saat menggunakan doping pada 1997 silam. Pengakuannya ini pun kontan membuat pemerintah berang dan berniat memberikannya sanksi.
Berbagai reaksi pun bermunculan. Petenis Andy Murray dan Andy Roddick membela idolanya di masa kecil itu dengan mengatakan jika kasus tersebut terjadi di masa lalu dan tak perlu diungkit lagi. Namun, reaksi berbeda dilontarkan petenis kawakan Marat Safin yang menilai Agassi bisa lolos dari sanksi, asalkan ia mengembalikan gelar dan uang yang pernah didapatnya.
Selain Safin, ATP sebagai badan tertinggi tenis professional juga melancarkan kritiknya dan mendapat dukungan dari badan anti-doping dunia (WADA). Helfant yang mewakili ATP dan sempat berbicara dengan Agassi menyatakan jika kasus yang menimpa petenis asal Amerika Serikat ini sangat disesalkan.
Namun, setelah memperlajari lebih dalam kasus ini dan berbicara dengan Agassi, pihak ATP pun memutuskan untuk menutup kasus tersebut, tanpa memberikan sanksi apapun kepada Agassi.
"Menurut kebijakan ATP, kami tak memberikan komentar tentang doping, paling tidak hingga penyalahgunaan kasus doping itu ditemukan. Dalam kasus ini, kami memiliki pandangan yang berbeda," papar Helfant sebagaimana dilansir Sportal.com, Minggu (22/11/2009).
"Saya telah meminta badan hukum untuk mendapatkan rekaman dari 1997, jadi saya memliki semua fakta. Andre Agassi telah mengaku jika dirinya gagal melewati tes doping pada 1997 dan menyesal karena telah menyembunyikan kasus ini," tambahnya.
"Ada banyak spekulasi, apakah ATP akan kembali membuka kasus ini. Namun, kami tak bisa melakukan hal tersebut, sebab Agassi tak lagi bermain di ajang tur. Kami juga telah memberikan jawaban kepada WADA, dan tak ada lagi yang perlu kami jelaskan kepada publik," tutupnya.
(acf)
Dapatkan okezone launcher untuk BlackBerry http://bb.okezone.com