Foto: Daylife
LONDON - Andy Murray merasakan atmosfir berbeda saat tampil pada partai perdana turnamen final ATP 2009 di London. Bermain di lapangan dengan view mirip panggung teater, dia begitu bersemangat mengalahkan petenis Argentina Juan Martin del Potro.
Tidak bisa dipungkiri jika O2 Arena adalah sebuah venue tenis yang sangat megah dan unik. Memiliki kapasitas 17. 500 penonton, stadion yang awalnya bernama Millennium Dome ini ternyata juga menyajikan hal berbeda dari kebanyakan stadion yang ada.
Ya, pada helatan final ATP 2009 London kali ini panitia mengatur sistem pencahayan begitu rupa hingga para penonton seperti tidak nampak. Ini semua bertujuan agar petenis bisa lebih fokus pada duel di lapangan.
Murray yang sukses membukukan kemenangan atas Del Potro (6-3, 3-6 dan 6-2) takjub dengan atmosfir di O2 Arena ketika itu. Dia merasakan hal yang sangat jauh berbeda dan membuatnya semakin bersemangat.
"Sungguh luar biasa dan sangat berbeda dari biasanya. Saya tidak bisa melihat ke arah penonton ketika berdiri di lapangan, gelap sekali di sekeliling, tapi saya bisa mendengar mereka dengan sangat jelas," tutur Murray seperti disitat Eurosport, Senin (23/11/2009).
"Semuanya terasa kian hebat ketika jelang akhir pertandingan. Hal semacam ini kemungkinan bisa berlangsung hingga beberapa laga berikut," tandas pria asal Skotlandia itu. (msy)
Dapatkan okezone launcher untuk BlackBerry http://bb.okezone.com