JAKARTA - PB PBSI tidak yakin mengulang prestasi gemilang SEA Games Thailand 2007. Untuk Pebulutangkis Indonesia hanya diharapkan menyumbang lima medali emas di Laos.
Dua tahun lalu, PB PBSI merayakan pesta besar-besaran. Cabang bulu tangkis membawa pulang tujuh medali emas alias sapu bersih. Kali ini, bisa meraih lima medali emas sudah lebih dari cukup. Hal itu dibenarkan Yacob Rusdianto selaku tim manajer.
Dia menyatakan makin berkembangnya kekuatan lawan turut kebijakan tersebut. "Sebenarnya, peta kekuatan masih imbang. Tapi, kami akan berjuang untuk meraih lima medali emas," ujar Yacob.
Melihat kondisinya, nomor yang diharapkan memenuhi tugas tersebut adalah beregu putra, ganda putra, ganda campuran, ganda putri dan beregu putri atau tunggal putra. Namun, yang paling berpeluang adalah beregu putra, beregu putri dan ganda putra. Sedangkan sektor tunggal putra dan putri masih ada sedikit kendala untuk meraih medali emas.
Pernyataan tersebut sedikit mengejutkan. Sebab, bila melihat ke lapangan, tunggal putra juga punya potensi meraih kemenangan mengingat pebulutangkis terbaik dunia asal Malaysia Lee Chong Wei tidak ikut serta. Meski demikian, Yacob menilai hal itu bukanlah jadi jaminan.
"Lee Chong Wei kemungkinan besar tidak ikut. Tapi, Malaysia masih punya pemain bagus lainnya, seperti Woong Chong Hann. Sedangkan Thailand diperkuat Boonsak Ponsana," tambahnya. "Tunggal putra Vietnam juga cukup berbahaya. Mereka punya Le Nguyen Nhung," kata Yacob.
Ada alasan lain mengapa PB PBSI tidak membidik tujuh medali emas seperti dua tahun lalu. "Waktu SEA Games 2007 kami lebih siap. Selain itu, Negara peserta yang lain tidak bertanding dengan full team," tandas Yacob.
Meski demikian, Yacob meyakini nomor-nomor yang lain juga punya kans meraih kemenangan. Meski tidak diunggulkan, dia percaya srikandi-srikandi yang diberangkatkan ke Laos akan berjuang sekuat tenaga untuk mencatat hasil maksmimal. Apalagi, sampai sejauh ini semua persiapan berjalan tampa hambatan.
Hal serupa diungkapkan Wakil Ketua Umum PB PBSI I Gusti Made Oka. Seusai melepas kontingen bulutangkis di pelatnas Cipayung, Jakarta Timur, kemarin, dia menyatakan cabang bulutangkis akan berusaha untuk melebih target yang ditentukan. "Saya optimistis kami (cabang bulutangkis) bisa berbuat banyak di SEA Games. Saya tetap percaya dengan kekuatan para pemain," ucapnya.
Untuk tunggal putri, Adriyanti Firdasari dan Maria Kristin Yulianti serta Linda Weni Fanetri jadi pilar utama. Sedangkan tunggal putra diserahkan pada Sony Dwi Kuncoro, Simon Santoso, Tommy Sugiarto. Markis Kido/Hendra Setiawan serta Bona Septano/Mohammad Ahsan bertugas di ganda putra. Sedangkan Greysia Polii/Nitya Krishinda dan Shendy Puspa Irawati/Meiliana Jauhari turun di ganda putri. Lalu ganda campuran menjadi tanggung jawab Nova Widianto/Liliyana Natsir dan Devin Lahardi/Lita Nurlita.
Kontingen bulutangkis Indonesia akan berangkat ke Laos, Senin (7/12/2009) malam WIB dan akan memulai pertandingan pada 10 Desember. Soal spare waktu dua hari, Yacob menegaskan tidak menjadi masalah. "Waktu dua hari sudah cukup. Selain itu, agar mereka juga tidak bosan," tandasnya.
Soal jadwal pertandingan, Maria akan mengawali langkahnya melawan Xing Aiying asal Singapura, Senin (14/12/2009) di venue National Sports Complex. Sedangkan Firda-sapaan Firdasari-mendapat bye. Pada hari yang sama, Simon harus meladeni Boonsak. Sony menghadapi wakil Malaysia Muhammad Hafiz Has. Kemudian Bona/Ahsan bertemu Nuon Sophorn/Teav Yongvannax dari Kamboja.
(Edi Yulianto/Koran SI/acf)