JAKARTA – Indonesia mulai membidik asa di Asian Games 2010, Guangzhou, China. Beberapa cabang olahraga (cabor) unggulan pun telah dipersiapkan untuk membawa Merah Putih berbicara di multievent tingkat Asia tersebut.
Cabor unggulan seperti atletik, angkat besi, bulu tangkis, panahan, hingga balap sepeda merupakan segilintir cabor yang diunggulkan Indonesia di multievent tersebut. Penempatan cabor itu bukan tanpa alasan, tapi sudah terbukti ketika membawa Indonesia meraih hasil maksimal di SEA Games (SEAG) 2009, Laos.
Atletik misalnya, cabor yang memperebutkan medali terbanyak itu mendulang 7 medali emas, 7 perak, dan 7 perunggu. Perolehan itu lebih banyak ketimbang cabor Indonesia lainnya. Hasil itu pula yang menjadi sinyalemen atletik menjadi tumpuan Indonesia di Asian Games tahun depan.
Ketua Umum KONI/KOI Rita Subowo mengatakan, pihaknya mulai melakukan konsolidasi mempersiapkan diri menyambut Asian Games. Penetapan cabor yang akan diberangkatkan pun tak luput dari pembahasan tersebut.
Yang jelas, orang nomor satu di induk organisasi olahraga Tanah Air itu akan berpatokan dari hasil SEAG 2009. “Kami memang belum dapat menentukan siapa cabor yang akan berangkat, karena kami membutuhkan persiapan matang terlebih dahulu. Tapi, mengingat waktu terbilang mepet, cabor itu merupakan jalan keluar kami mewujudkannya,” ujar Rita beberapa waktu lalu.
Sprinter Suryo Agung bertekad akan memberikan hasil terbaik jika mendapat kesempatan membela Indonesia di Asia Games. Apalagi, sprinter asal Solo, Jawa Tengah (Jateng), itu memiliki ambisi menjadi pelari tercepat di Asia di nomor 100 meter. “Saya berambisi meraih hasil terbaik di Asian Games, tapi semua itu tentunya membutuhkan kerja keras serta persiapan yang matang,” ungkap Suryo.
Selain atletik, cabor bulu tangkis pun diharapkan akan memberikan hasil maksimal untuk Kontingen Indonesia. Apalagi, bulu tangkis selama ini masih menjadi langganan Merah Putih dalam mengeruk medali.
Ketua Program Atlet Andalan (PAL) Achmad Sutjipto belum berani menargetkan cabor mana yang akan mendulang medali di Asian Games. Sebab, kekuatan olahraga di kawasan Asia tentunya berbeda jika dibandingkan dengan regional Asia Tenggara.
(Edi Yulianto/Koran SI/hmr)
Dapatkan okezone launcher untuk BlackBerry http://bb.okezone.com