Courtesy: Getty Images
MADRID – Gagal mempertahankan gelar Australia Open 2010, Rafael Nadal terdepak dari peringkat tiga besar ATP. Tak peduli peringkat, Nadal hanya ingin mewujudkan ambisi merebut lebih banyak gelar Grand Slam.
Nadal terpaksa mundur dari perempatfinal gelar perdana Grand Slam di Melbourne Park, bulan lalu, kala peringkat empat dunia ini coba mereli poin dari petenis top Inggris, Andy Murray, 6-3 7-6(5) 3-0.
Otot lutut kaki kanannya robek. Alhasil, posisinya direbut Novak Djokovic yang melejit ke posisi runner up. Tiga besar disegel kembali oleh Murray.
Tapi pelatih Nadal, Toni Nadal, yang tak lain adalah pamannya sendiri, mengaku tidak gusar dengan penurunan rangking. Karena prioritas petenis Spanyol 23 tahun itu, menurutnya, adalah meraup gelar Grand Slam.
“Setiap orang pasti ingin terus menempati peringkat top dunia, tapi sebenarnya yang paling diinginkan seorang petenis adalah menang turnamen,” cetus Toni seperti dilansir Reuters, Selasa (9/2/2010).
“Sekarang, kami hanya memfasilitasi Nadal supaya segera kembali ke lapangan dan berebut gelar Grand Slam,” tandasnya.
(dnl)