LONDON – Greg Rusedski dikabarkan menjadi salah satu target Asosiasi Tenis (LTA) menggantikan posisi kapten John Lloyd. Namun langsung berita itu dibantah LTA.
Lloyd menjadi kapten perdana yang membuat Inggris Raya menerima lima kekalahan secara beruntun di ajang Piala Davis. Terakhir, mereka menelan kekalahan memalukan dari Lithuania 3-2.
Praktis, hal itu membuat Inggris Raya harus menjalani partai play-off melawan Turki, untuk menghindari diri dari degradasi ke Grup III Zona Eropa/Afrika. Itu merupakan tempat terendah di Eropa bersama San Marino, Andorra dan Montenegro.
Dilaporkan surat kabar setempat kemarin, LTA berharap Rusedski menjadi salah satu suksesor pengganti Lloyd. Namun, direktur pemain Steve Martens dengan lantang membantah telah mengambil keputusan itu.
“Kami belum menghubungi Rusedski sama sekali. Saya rasa perbuatan itu membuat Lloyd merasa tidak dihormati,” demikian sanggahan Martens kepada
BBC Radio, Selasa (9/3/2010).
“Rusedski merupakan pelatih yang hebat. Dia pernah bekerja dengan kami. Dia juga melatih beberapa petenis pria. Sejauh ini, kami belum mengambil keputusan mengenai nasib Lloyd,” tandasnya.
(
msy)