BANDUNG- Berkat keseriusan tim angkat besi Jawa Barat untuk meningkatkan prestasi di laga PON XVIII Riau September mendatang, para atlet memperlihatkan peningkatan performanya selama sentralisasi, sehingga merubah target peraihan medali dari tiga medali emas menjadi lima medali emas pada PON nanti.
Hal tersebut membuktikan komitmen tinggi dari para atlet untuk terus berprestasi dan membawa nama baik Jabar dikancah Nasional. Menindak lanjuti dua atlet angkat besi yang sebelumnya belum bisa meningkatkan performanya, dan terancam untuk dicoret dari Pelatda PON Jabar, kini kedua atlet tersebut sudah menunjukkan peningkatan yang sangat signifikan.
“Sekarang dua atlet angkat besi Jabar yang hampir dicoret itu sudah bisa mengejar, dan menunjukkan peningkatan performa terbaiknya, mereka bisa melakukan perubahan yang sangat bagus,” kata pelatih angkat besi jabar, Muhammad Minan
di gedung KONI Jabar kemarin.
Minan menilai, dengan peningkatan kemampuan kedua atlet tersebut sangat berpengaruh terhadap target medali. Semula tim angkat besi Jabar hanya menargetkan tiga medali emas, kini target yang akan diraih di PON ke 18 mendatang menjadi lima medali emas asalkan para atlet mempertahankan hasil latihan yang sekarang dan meningkatkannya.
“Ini bukti kerja keras mereka, mereka terus berlatih untuk meningkatkan performa mereka, dan hasilnya sangat memuaskan. Beban angkatan sudah mulai meningkat, sudah bisa bersaing dengan atlet-atlet daerah lain.
Sehingga berpengaruh terhadap target peraihan medali angkat besi di PON Riau,” tegasnya. Sentralisasi Pelatda cabor angkat besi sudah dipersiapkan sejak November lalu, sebanyak 13 atlet dipersiapkan untuk menghadapi PON ke 18 di Riau mendatang. Secara keseluruhan menurut Minan sudah ada peningkatan ke arah yang lebih baik.
“Peluang semakin banyak, beberapa atlet sudah ada yang melebihi, dan mudah-mudahan mereka bisa terus meningkatkan untuk mencetak rekor,”ujar Minan kemarin.
Meskipun begitu, bagi atlet yang tidak menunjukkan peningkatannya ke depan, Minan dan tim akan bertindak tegas untuk memberikan hukuman kepada atlet tersebut bahkan diancam diocret dari pelatda PON Jabar.
“Para atlet harus tetap konsisten dan berusaha untuk meningkatkan kemampuannya. samapai Juni mendatang, kalau masih ada atlet yang belum bisa meningkatkan kemampuannya terpaksa kita berikan hukuman, mungkin juga terancam dicoret dari dafter pelatda PON,” tegas Minan.
Saat ini tim angkat besi Jabar belum merencanakan untuk try out, namun menurt Minan, untuk menghilangkan kejenuhan para atletnya Minan akan melakukan program try in di sekitaran Jabar.
Minan juga menyebutkan, keberhasilan para atlet untuk meningkatkan kemampuannya itu, tidak luput dari dukungan KONI Jabar yang samapai saat ini terus diberikan kepada para atlet.
“Dukungan dari KONI yang diberikan kepada kita menjadi motivasi buat kami untuk terus meningkatkan kaulitas kami di PON mendatang untuk menjadi Jabar kahiji,” pungkasnya kemarin. (
Panji Qadhafi/Koran SI/min)