YOGYAKARTA - Tim panjat tebing DIY berpeluang mengamankan medali. Ini sekaligus usaha pembalasan setelah gagal total pada nomor boulder beregu putra dan putri pada hari pertama PON XVIII/2012 Riau. Peluang medali tersebut ditujukkan dalam babak kualifikasi nomor lead putra yang berlangsung hari ini.
Pelatih Tim Panjat Tebing DIY Taufan Faizal Rizal mengatakan, kegagalan di nomor boulder bisa ditebus dengan penampilan apik anak didiknya di nomor lead atau kesulitan, khususnya atas nama Bayu. "Bayu menduduki rangking pertama pada babak kualifikasi nomor lead. Dia teratas bersama 4 atlet dari daerah lain," katanya saat dihubungi dari Yogyakarta, Rabu (12/9).
Menurut dia, Bayu berpeluang besar menembus babak semifinal nomor lead putra yang digelar besok. "Dari catatan kualifikasi, Bayu yang paling bagus. Semoga tren posiif terus berlanjut sehingga bisa membawa pulang medali emas," pintanya.
Taufan mengakui meski mencatat hasil bagus di awal-awal babak, bukan jaminan bisa terus berjaya di babak krusial. "Untuk nomor ini, start kita sudah bagus. Namun memang itu belum jaminan bisa menjadi yang terbaik. Daerah lain tentu ingin memperbaiki performanya di laga berikut," ungkapnya.
Dia mengatakan, di nomor lead putra ini Jawa Timur dan Jawa Barat menjadi rival berat. Sedangkan Jawa Tengah dan Bali juga bisa menunjukkan kejutan. "Di atas kertas Jatim dan Jabar adalah rival berat di nomor ini," ungkapnya.
Namun pemanjat DIY lainnya, Wahyu Purnomo yang juga bertanding di nomor ini kurang mencatat hasil maksimal. DI babak kualifikasi, Wahyu tercecer di peringkat 23. "Untuk Wahyu peluangnya memang berat. Dia hanya menduduki peringkat 23 di babak kualifikasi," imbuhnya.
DIY juga masih punya peluang medali di nomor speed track beregu putri. Di nomor ini, DIY menurunkan Etty Hendrawati, Tri Suryani dan Fitriani. Mereka melakoni lomba bersama 11 daerah lain. Peringkat 1-8 berhak melaju ke babak berikutnya (8 besar) dengan sistem gugur. "Mudah-mudahan kita bisa finish teratas sehingga lawan yang dihadapi dari peringkat bawah," ungkapnya.
Di nomor ini, Jawa Timur juga menjadi rival beratnya. "Lagi-lagi kita harus mengalahkan Jawa Timur untuk menjadi yang terbaik. Semoga kita bisa melakukannya," pintanya. (
Ridwan Anshori/Koran SI/acf)