Share

Gagal Realisasikan 'Dongeng', Bradl Tak Kecewa

Achmad Firdaus, Jurnalis · Senin 15 Juli 2013 12:20 WIB
https: img.okezone.com content 2013 07 15 38 837028 G9U1ftN2Sa.jpg Stefan Bradl (kedua) usai dilewati Marquez pada seri MotoGP Jerman (Foto: Reuters)
A A A

SACHSENRING - Stefan Bradl sempat membuat publik tuan rumah bersorak ketika dirinya berhasil memimpin balapan di MotoGP Jerman. Sayang, dongeng Bradl untuk merebut podium pertamanya gagal jadi kenyataan.

Bradl tampil cukup mencengangkan di Sirkuit Sachsenring yang notabene seri kandangnya, Minggu (15/7/2013) malam tadi. Absennya dua unggulan, Dani Pedrosa dan Jorge Lorenzo dimafaatkan betul olehnya untuk bisa bersaing di depan.

Follow Berita Okezone di Google News

Dapatkan berita up to date dengan semua berita terkini dari Okezone hanya dengan satu akun di ORION, daftar sekarang dengan klik disini dan nantikan kejutan menarik lainnya

Mengawali balapan di posisi empat, Bradl langsung menyerang dan berhasil melewati Cal Crutchlow, Valentino Rossi dan peraih pole position, Marc Marquez. Sukses pembalap 23 tahun ini memimpin balapan pun disambut sorak-sorai pendukungnya.

Sayangnya, euforia tersebut hanya berlangsung selama kurang lebih enam lap. Bradl gagal menjaga konsistensi motornya, sehingga perlahan tapi pasti posisi pembalap Gresini Honda ini melorot.

Aksi overtaking pertama dilakukan Marc Marquez yang sukses melewati Bradl saat akan memasuki tikungan. Setelah itu, berurut-turut giliran Cal Crutchlow dan Valentino Rossi yang memaksa Bradl menunda impiannya naik podium untuk kali pertama di musim ini. Jawara Moto2 musim 2011 ini harus puas finis di urutan empat.

“Saya melakukan start dengan bagus dan mampu memimpin balapan untuk beberapa lap. Namun, entah mengapa beberapa pembalap kemudian berhasil melewati saya. Menurut penglihatan saya, mereka punya kecepatan lebih di tikungan, terutama di sektor dua yang mana itu merupakan titik lemah kami,” ujar Bradl sebagaimana dikutip Crash, Senin (15/7/2013).

Kegagalan ini ternyata tak lantas membuat Bradl kecewa. Justru sebaliknya, pembalap 23 tahun ini justru semakin termotivasi untuk meraih podium pertamanya sejak dirinya terjun di kelas Premier, musim lalu.

“Kami cukup kompetitif dan sangat cepat di beberapa sektor lintasan, jadi kami cukup puas dengan pekerjaan kami. Oke… saya kehilangan kesempatan untuk memberikan hadiah kepada tim dan juga merebut podium pertama saya. Tapi, kami tidak menyerah dan kami akan kembali berjuang di Laguna (seri berikutnya),” sambungnya.

“Lebih khusus, saya ingin mengucapkan terima kasih kepada fans.. Saya bisa merasakan dukungan mereka dan itu sangat spesial buat saya,” tandas Bradl.

(acf)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini